Property of ©Ranyliq.com
Seorang Pria muda berkunjung ke dokter spesialis dan mengeluh:
Pria: Dok, saya kesal dan bingung..Bisnis saya hancur dan kini Istri saya tidak mau berhubungan intim lagi dengan saya..
Dokter: mmh. ya..ya..
Apakah ada masalah dengan hubungan yang terakhir kali?
Pria:Sama sekali tidak dok, saya masih kuat,sehat dan segar.. Seperti yang saya bilang Ini terjadi setelah saya jatuh pailit.
Dokter: ya..ya..
Bisa jadi ini adalah faktor luar.. Apa bapak bisa menyuruh istri bapak kemari besok pagi? Sehingga saya bisa dapat berbicara dengannya..
Pria: Ok dok, akan saya coba menyuruh istri saya datang kesini sendiri besok pagi..
Keesokan harinya istri pria itu pun datang..
Dokter: Baiklah bu..
Seperti nya ibu sudah tahu alasan ibu saya minta datang kemari..
Wanita: yah, saya tahu dok..
Dokter: Nah, boleh saya tahu alasan ibu tidak mau berhubungan intim lagi dengan suami ibu? apakah ada sesuatu yang mengganggu? anda dapat bercerita pada saya. Kerahasiaan anda saya jamin 100%..
Wanita: Begini dok, Suami saya jatuh bangkrut, Mungkin dokter sudah tahu itu..
Dokter: ya.. suami ibu sudah menceritakan pada saya, apa itu masalah nya? ini sesuatu yang berhubungan dengan materi, sehingga anda tidak bersemangat lagi melayani suami ibu?
Wanita:TIdak dok, sama sekali tidak, saya sangat mencintai suami saya, Dia cinta saya yang pertama dan terakhir. saya akan menghabiskan hidup saya bersamanya.. bukan itu masalah utamanya.
Dokter: Loh, jadi apa masalah nya? suami ibu sudah saya lihat dan saya periksa kesehatannya.. semua nya oke, dia masih muda, sama seperti anda..
Wanita.: Baiklah dok, masalah nya memang secara tidak langsung berhubungan dengan faktor ekonomi.
Semenjak dia jatuh bangkrut, dia hampir tidak lagi bisa memberi uang yang cukup. Saya tidak punya uang untuk membeli beras, setiap saya datang ke toko di pasar dekat rumah saya.. penjualnya selalu menagih begini kata-katanya” Bu, Apa ibu bisa membayar belanjaan ibu hari ini “atau bagaimana“? karena saya tidak punya uang maka saya menjawab “atau bagaimana?“, begitu juga dengan penjual baju yang uang nya belum saya lunasi – setiap hari saya lewat depan tokonya dia selalu berteriak “apakah ibu bisa membayar kredit baju yang belum ibu lunasi sekarang, “atau bagaimana?” lagi-lagi saya terpaksa mengambil jawaban “atau bagaimana”..
Karena itu lah dok… begitu saya pulang saya terlalu Lelah.. dan saya enggak mau melakukannya lagi dengan suami saya..
Dokter: (berpikir sejenak).. lalu berkata dengan tanpa dosa kepada wanita tersebut”
Baiklah bu, saya mengerti masalah anda.. Lalu apakah saya harus memberitahukan alasan ini pada suami ibu, “Atau Bagaimana”??
Pencarian Pengunjung:
kisah pilihan . suami pilihan dokter .

